Karenanya mereka dikenal sebagai gelombang elektromagnetik

Gelombang elektromagnetik atau gelombang EM adalah gelombang yang dibuat sebagai hasil getaran antara medan listrik dan medan magnet. Dengan kata lain, gelombang EM terdiri dari medan magnet dan listrik yang berosilasi.Untuk lebih lanjut Anda dapat memeriksa https://www.gurupendidikan.co.id/

Deskripsi: Gelombang elektromagnetik terbentuk ketika medan listrik bersentuhan dengan medan magnet. Karenanya mereka dikenal sebagai gelombang ‘elektromagnetik’. Medan listrik dan medan magnet gelombang elektromagnetik saling tegak lurus (pada sudut kanan). Mereka juga tegak lurus terhadap arah gelombang EM.

Gelombang EM bergerak dengan kecepatan konstan 3,00 × 108 ms-1 dalam ruang hampa. Mereka tidak dibelokkan oleh medan listrik, maupun medan magnet. Namun, mereka mampu menunjukkan gangguan atau difraksi. Gelombang elektromagnetik dapat melakukan perjalanan melalui apa saja – baik itu udara, bahan padat atau vakum. Tidak perlu media untuk menyebar atau melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Gelombang mekanis (seperti gelombang suara atau gelombang air), di sisi lain, membutuhkan media untuk melakukan perjalanan. Gelombang EM adalah gelombang ‘transversal’. Ini berarti bahwa mereka diukur oleh amplitudo (tinggi) dan panjang gelombang (jarak antara titik tertinggi / terendah dari dua gelombang berurutan).

Titik tertinggi gelombang dikenal sebagai ‘puncak’, sedangkan titik terendah dikenal sebagai ‘palung’. Gelombang elektromagnetik dapat dibagi menjadi berbagai frekuensi. Ini dikenal sebagai spektrum elektromagnetik. Contoh gelombang EM adalah gelombang radio, gelombang mikro, gelombang inframerah, sinar-X, sinar gamma, dll.

Berikut ini adalah beberapa jenis gelombang elektromagnetik
Gelombang Radio: Komunikasi Instan
Gelombang radio adalah gelombang frekuensi terendah dalam spektrum EM. Gelombang radio dapat digunakan untuk membawa sinyal lain ke penerima yang kemudian menerjemahkan sinyal-sinyal ini menjadi informasi yang dapat digunakan. Banyak objek, baik yang alami maupun buatan, memancarkan gelombang radio. Apa pun yang memancarkan panas memancarkan radiasi di seluruh spektrum, tetapi dalam jumlah yang berbeda. Bintang, planet, dan benda kosmik lainnya memancarkan gelombang radio. Stasiun radio dan televisi serta perusahaan telepon seluler semuanya menghasilkan gelombang radio yang membawa sinyal untuk diterima oleh antena di televisi, radio, atau ponsel Anda.

Gelombang Mikro: Data dan Panas
Gelombang mikro adalah gelombang frekuensi terendah kedua dalam spektrum EM. Sementara gelombang radio bisa mencapai panjang mil, gelombang mikro mengukur dari beberapa sentimeter hingga satu kaki. Karena frekuensinya yang lebih tinggi, gelombang mikro dapat menembus hambatan yang mengganggu gelombang radio seperti awan, asap dan hujan. Gelombang mikro membawa radar, panggilan telepon darat dan transmisi data komputer serta memasak makan malam Anda. Sisa gelombang mikro dari “Big Bang” memancar dari semua arah di seluruh alam semesta.

Gelombang Infra Merah: Panas Tak Terlihat
Gelombang inframerah berada di kisaran frekuensi menengah-bawah dalam spektrum EM, antara gelombang mikro dan cahaya tampak. Ukuran gelombang infra merah berkisar dari beberapa milimeter hingga panjang mikroskopis. Gelombang infra merah yang memiliki panjang gelombang lebih panjang menghasilkan panas dan termasuk radiasi yang dipancarkan oleh api, matahari dan benda-benda penghasil panas lainnya; sinar inframerah dengan panjang gelombang pendek tidak menghasilkan banyak panas dan digunakan dalam kendali jarak jauh dan teknologi pencitraan.

Sinar Cahaya Terlihat
Gelombang cahaya yang terlihat membuat Anda melihat dunia di sekitar Anda. Frekuensi yang berbeda dari cahaya tampak dialami oleh orang-orang sebagai warna pelangi. Frekuensi bergerak dari panjang gelombang yang lebih rendah, terdeteksi sebagai merah, hingga panjang gelombang yang terlihat lebih tinggi, terdeteksi sebagai rona ungu. Sumber alami cahaya tampak yang paling mencolok adalah, tentu saja, matahari. Objek dipersepsikan sebagai warna berbeda berdasarkan panjang gelombang cahaya yang diserap suatu objek dan yang dipantulkannya.

Gelombang Ultraviolet: Cahaya Energetik
Gelombang ultraviolet memiliki panjang gelombang lebih pendek dari cahaya tampak. Gelombang UV adalah penyebab kulit terbakar dan dapat menyebabkan kanker pada organisme hidup. Proses suhu tinggi memancarkan sinar UV; ini dapat dideteksi di seluruh alam semesta dari setiap bintang di langit. Mendeteksi gelombang UV membantu para astronom, misalnya, dalam mempelajari tentang struktur galaksi.

written by jessieschultz on 2019-04-28